find us on

Selasa, 23 Apr 2013 | 17:44 wib
5.800 Orang Madiun Pengangguran

foto kabarkite

AdaTerus.com - Sebanyak 5.800 warga di Kota Madiun, Jawa Timur, menjadi pengangguran terbuka. Data tersebut berdasarkan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Madiun.  

"Pemerintah Kota Madiun terus berupaya untuk mengurangi jumlah pengangguran, di antaranya dengan menggelar bursa kerja yang melibatkan sekitar 50 perusahaan," ujar Walikota Madiun Bambang Irianto, Selasa (23/4).

Bambang mengatakan, jumlah pengangguran tersebut didominasi oleh angkatan kerja lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sisanya adalah sarjana dan sekolah menengah pertama (SMP). 

Selain menggelar bursa kerja, upaya lain yang ditempuh Pemkot Madiun untuk mengurangi pengangguran di wilayahnya adalah dengan melakukan berbagai pelatihan bagi angkatan kerjanya.

"Dinas Tenaga Kerja dan Sosial sering melakukan pelatihan ketrampilan, sehingga diharapkan angkatan kerja dapat menciptakan lapangan kerja sendiri," kata dia.

Wali Kota Madiun menambahkan, pengangguran tersebut terjadi selain masih minimnya jumlah lapangan pekerjaan di wilayah setempat, juga disebabkan sikap para pencari kerja yang pilih-pilih pekerjaan, sehingga jika tidak menemukan pekerjaan yang sesuai pilihannya, maka mereka lebih memilih menganggur.

"Rata-rata cari kerjanya yang enak-enak. Banyak yang ingin kerja di kantoran ataupun menjadi PNS. Jika tidak bekerja itu memilih untuk tak kerja dulu. Hal seperti itu sulit diubah," kata dia.(ant)

 


Disunting Oleh : Idham

Berita Terkait

Angin Topan Tewaskan 20 Orang di Filipina
Usai Pilpres Orang Strees Diprediksi Bertambah
Ribuan Orang Sambut Kepulangan Timnas Kolombia
Diduga Anggota ISIS, Seorang Wanita Ditangkap di Denver
Jokowi Didukung Orang-orang Ikhlas
Orang Dibalik Masuknya Komodo Dalam Keajaiban Dunia
http://www.adaterus.com/assets/banner/HR2.gif
Artikel lainnya
Harga Bawang Tak Kunjung Turun
Hacker Mencuri Data Dari Situs Ebay
(x)
Download Aplikasi AdaTerus.com
©2013 ADATERUS.com - All rights reserved. Tentang Kami | Info Iklan | Hubungi Kami | Ketentuan Layanan