find us on

Senin, 06 May 2013 | 19:32 wib
Gaji TNI/Polri Kalah dengan Penyidik KPK

Personil Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha/Kostrad yang akan melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara bernyanyi saat upacara penerimaan personil di Lapangan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX/Ambon, Maluku/Antara

AdaTerus.com - Meskipun pemerintah menaikkan gaji pokok anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 23/2013 tentang Perubahan Kesembilan Atas PP Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota TNI. Serta Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2013 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dikutip dari laman resmi Sekretaris Kebinet, Senin (6/5), peraturan tersebut ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 April lalu Dengan PP No. 23/2013 dan PP No. 24/2013. 

Dari peraturan tersebut, untuk gaji tertinggi di TNI/Polri dengan pangkat (Jendral/Laksamana/Marsekal dengan masa kerja 32 tahun) adalah Rp 5,025 juta naik dari sebelumnya Rp 4.717.800,00 dan gaji terendah anggota TNI (pangkat Prajurit Dua Kelas Dua atau Bhayangkara Dua) dengan masa kerja 0 tahun) adalah Rp 1.393.000 naik dibadingkan sebelumnya Rp 1.328.000. 

Diantara besarnya gaji bagi para prajurit TNI/Polri, ternyata gaji penyidik KPK lumayan banyak jumlahnya untuk para penyidik dengan pangkat Kompol saja bisa digaji sebesar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per bulan. 

"Di institusi Polri gaji anggota polisi yang berpangkat Komisaris Polisi sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Sedangkan gaji polisi dengan pangkat yang sama di KPK sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per bulan". Kata Brigjend pol Boy Rafli Amar.


Disunting Oleh : Idham

Berita Terkait

Rombongan Haji Suryadharma Ali Diperiksa KPK
Korupsi Haji, Istri dan Menantu SDA Digarap KPK
Keluarga Suryadharma Ali Diperiksa KPK
Neymar Berharap Argentina Mampu Kalahkan Jerman
Suporter Belanda Terus Ratapi Kekalahan
Argentina Kalahkan Belanda Lewat Adu Penalti
http://www.adaterus.com/assets/banner/HR2.gif
Artikel lainnya
Jokowi-JK Sementara Unggul di Selandia Baru
Aktivis: Hatta Tak Layak jadi Cawapres
(x)
Download Aplikasi AdaTerus.com
©2013 ADATERUS.com - All rights reserved. Tentang Kami | Info Iklan | Hubungi Kami | Ketentuan Layanan