find us on

Kamis, 30 May 2013 | 16:39 wib
Jokowi Ancam Tutup Gedung Yang Tak Mau Bikin sumur Resapan

AdaTerus.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), mengancam akan menutup gedung-gedung yang pemilik atau pengelolanya tidak bersedia membuat sumur resapan.

"Kalau bandel tutup saja. Bikin sumur resapan murah meriah saja kok sulit," kata Jokowi, Kamis (30/5). Namun, Jokowi mengaku hingga saat ini belum mendengar atau mendapat laporan adanya pemilik atau pengelola gedung yang membandel tidak mau membuat sumur resapan.

Menurutnya, pengadaan sumur resapan di gedung-gedung Jakarta sudah tercantum dalam peraturan gubernur. Dalam peraturan tersebut, pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) harus disertai dengan pembuatan sumur resapan. "Gedung-gedung yang sudah berdiri, juga akan dilihat apakah sudah ada sumur resapannya. Kalau belum ada, harus buat. Kalau gedung yang IMB-nya sedang diajukan kan lebih mudah. IMB tidak akan turun sebelum ada sumur resapan," tuturnya.

Diungkapkan Jokowi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang memulai untuk bisa memanen air. Salah satu program yang sedang berjalan saat ini adalah pembenahan Waduk Pluit dan pengadaan sumur resapan di gedung-gedung. "Setiap gedung harus ada sumur resapan supaya air hujan tidak mengalir di permukaan tapi masuk ke tanah. Air hujan yang sudah terlanjur masuk ke sungai ditampung di waduk untuk digunakan sebagai air baku. Namun, kalau waduknya seperti Pluit bagaimana bisa dipanen," tandas Jokowi.


Disunting Oleh : Aming

Berita Terkait

Beredar Nama-nama Kabinet Jokowi-JK dari KPK
Sinabung Kerap Diterjang Gempa Vulkanik
Ini Hadiah Jokowi untuk Ahok
Heri : Jokowi Pilih Menteri yang Kompeten
Media Malaysia Dibanjiri Berita Perihal Jokowi
Jokowi: Ini Saatnya Kerja..Kerja dan Kerja
http://www.adaterus.com/assets/banner/HR2.gif
Artikel lainnya
Arief-Sachrudin Siapkan 20 Pengacara Gugat KPU Tangerang
Ungkap Kasus Aipda Sukardi, Polisi Periksa 18 Saksi
(x)
Download Aplikasi AdaTerus.com
©2013 ADATERUS.com - All rights reserved. Tentang Kami | Info Iklan | Hubungi Kami | Ketentuan Layanan