find us on

Kamis, 20 Jun 2013 | 11:03 wib
Aduh, Dua Oknum PNS di Kotim Pakai Sabu

AdaTerus.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaqringin Timur, Kalimantan Tengah, mengamankan dua pegawai negeri sipil (PNS) di daerah itu yang diduga sebagai pengguna narkotika jenis sabu.

"Kedua PNS tersebut diketahui bertugas di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kotawaringin Timur berisial JS (53) dan Ds (53)," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Kabupaten Kotawaringin Timur AKP Winarko Kisworo di Sampit, Kamis (20/6).

Menurut AKP Winarko Kisworo, pelaku JS merupakan warga Jalan Wengga Jaya Agung, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, sedangkan Ds adalah warga Jalan Jenderal Sudirman kilometer 7 Sampit, Kabupaten Kotim.

"Mereka diamankan polisi pada Rabu (19/6) pukul 11.30 WIB di Jalan S Parman, Sampit, sesaat setelah membeli sabu," katanya.

Penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi warga bahwa kedua oknum PNS tersebut diduga pengguna narkoba, katanya. Dari informasi warga tersebut, kemudian polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian, hingga akhirnya diketahi kedua pelaku baru saja membeli narkoba. Polisi langsung menghadang kendaraan pelaku dan melakukan penggeledahan.

Dalam penggeledahan itu polisi berhasil menemukan satu paket shabu seberat 0,22 gram senilai Rp300.000 yang disimpan di sepeda motor pelaku.

"Kedua oknum PNS tersebut langsung kami bawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus," katanya.(ant) 


Disunting Oleh : Idham

Berita Terkait

Yaya Toure Absen Dua Pekan
Nama Jokowi Muncul Lagi di Soal UN, Ini Sudah Direncanakan!
Harga Sewa Stadion Internasional Bekasi Bakal Naik
Info Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
Ratu Atut Segera di Sidang
Info Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
http://www.adaterus.com/assets/banner/HR1.jpg
Artikel lainnya
Anjing Kecil Selamatkan Gadis Kecil
Inilah Urutan Parpol Juara Versi LSI
(x)
Download Aplikasi AdaTerus.com
©2013 ADATERUS.com - All rights reserved. Tentang Kami | Info Iklan | Hubungi Kami | Ketentuan Layanan